Pembinaan Lorong Kota Akan Diadopsi Oleh Bupati Nikson Nababan

Beberapa waktu yang lalu Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan meninjau beberapa lorong yang ada pada sebuah kelurahan. Tepatnya pada kelurahan Pa’baeng-baeng pada kecamatan Talamate kota Makassar. Beliau meninjau langsung salah satu lorong pada daerah tersebut yang bisa disebut dengan lorong tujuh sembilan. Atau yang lebih dikenal oleh warga daerah tersebut sebagai lorong lotus. Bersama para rombongan yang menemani beliaun pada waktu itu.

Pada saat sampai di lokasi beliau beserta rombongan langsung disambut lurah daerah setempat yang bernama Rauf Edje. Dan selanjutnya beliau meninjau dan menanyakan proses serta sumber dana pembuatan beberapa lorong daerah tersebut. Kepada ketua ORW dan ORT setempat yang pada saat itu turut mendampingi beliau. Nikson Nababan tampak mengagumi kreatifitas warga setempat dalam memperindah daerahnya. Dengan cara sederhana namun tampak indah dan menarik.

Saat Bupati Tapanuli Utara tersebut menanyakan sumber dana dari proses tersebut sembari mengitari beberapa lorong. Lurah Pa’baeng-Baeng menuturkan bahwa tidak ada alokasi anggaran khusus yang diperuntukkan untuk pembinaan lorong. Karena hampir semua dari proses tersebut merupakan hasil dari swadaya masyarakat daerah setempat. Bupati Nikson Nababan tampak kagum dengan hasil tangan masyarakat daerah tersebut. Karena mereka memiliki kesadaran dan kepedulian untuk merawat dan memperindah lingkungan mereka sendiri.

Hal ini memang dirasa sangat positif karena secara tidak langsung pada proses ini warga dituntut untuk sadar dan peduli. Selain meningkatkan kekompakan warga dampak positif lain yang akan di dapatkan adalah terciptanya kondisi lingkungan yang sehat. Memperindah beberapa bagian yang tidak berguna pada lingkungan anda merupakan hal yang cukup kreatif. Selain untuk menghilangkan kesan kumuh pada lingkungan hidup kita. Nikson Nababan memperhatikan keindahan daerah tersebut, dengan raut wajah yang nampak senang dan kagum.

Menggalakkan Kesadaran Lingkungan

Peduli terhadap lingkungan yang kita tinggali lebih jauh akan berdampak positif pada banyak hal. Seperti dampak menghindarkan warga yang bertempat tinggal pada wilayah tersebut untuk terjangkiti wabah penyakit. Menghindarkan beberapa bencana alam seperti banjir dan beberapa bencana alam lainnya yang diakibatkan kurang pedulinya warga terhadap lingkungan sekitarnya. Hal tersebut lah yang mendorong seorang Nikson Nababan untuk datang dan berkunjung ke Makassar. Guna menyaksikan langsung kreatifitas warga daerah tersebut.

Seorang pemimpin selain harus dapat mensejahterahkan warganya. Seorang pemimpin juga dituntut dapat menyadarkan bahkan menjadi seorang contoh yang membawa inspirasi bagi warganya. Apa gunanya seorang pemimpin jika tidak membawa dampak positif bagi warga yang dipimpinnya. Hal inilah yang kerap kali ditunjukkan seorang Nikson Nababan untuk pada masyarakat yang ia pimpin. Selain hal tersebut Bupati Tapanuli Utara tersebut semakin kagum setelah mendengar jawaban dari ketua ORW-ORT.

Karena kekompakan mereka yang mau dan sadar untuk membangun daerahnya dan peduli terhadap daerahnya. Nikson Nababan juga mengatakan bahwa “Ini merupakan program yang tepat sasaran, serta manfaatnya dirasakan sendiri oleh masyarakat, kami akan mencoba menerapkan sistem pembinaan lorong ini di Tapanuli Utara,”. Selain kreatif yang dilakukan oleh masyarakat tersebut dapat dicontoh beberapa daerah lainnya. Dengan modal yang sedikit dan swadaya pun kita dapat memperindah lingkungan kita. Asalkan mau dan mampu menjaga komitmen yang dibangun bersama masyarakat lain di daerahnya.

Meskipun pada beberapa keadaan lain masih banyak kepala daerah yang menggunakan alasan kunjungan fiktif ke luar negeri untuk memperbaiki daerahnya. Dengan menggunakan uang rakyat namun belum terlihat hasil yang cukup berarti. Yang dilakukan seorang Nikson Nababan cukup kreatif. Dengan mencontoh dan menerapkan hal positif yang dilakukan oleh masyarakat daerah lain tanpa jauh-jauh pergi ke luar negeri. Namun hasilnya dapat dirasakan dan langsung menyentuh masyarakat yang dia pimpin.

Tags: