Keraton Surakarta berikan gelar KRT untuk Bupati Nikson Nababan

Bupati Nikson Nababan mendapat anugerah Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) dari Keraton Surakarta Hadiningrat. Penganugrahan tersebut diberikan di ruang Ndalem Kalitan Keraton Surakarta Solo melalui Dra GKR Wandansari MPD. Penganugrahan ini dilakukan karena berbagai prestasi dan keberhasilan sang Bupati dalam memimpin Tapanuli Utara. Melalui program yang disusun oleh sang Bupati, berhasil menjadikan Tapanuli Utara berbudaya dan penuh keragaman yang berjalan secara harmoni. Kerukunan yang tercipta itu berkat strategi pemerataan kesejahteraan menyeluruh melalui program – program yang tepat sasaran dari Bupati ini.

Tidak bisa dipungkiri bahwa Tapanuli Utara merupakan wilayah yang memiliki budaya beragam dan sangat banyak sekali. Jelas dibutuhkan pemimpin yang memiliki kredibilitas mumpuni agar keberagaman budaya tetap terjaga dan tidak terbentur arus perubahan zaman yang semakin kencang. Ditambah lagi daerah ini memiliki penduduk yang mayoritas pemeluk agama Kristen sebagian kecil beragam Islam dan Budha. Beruntung Bupati Nikson Nababan memiliki kualitas menciptakan harmoni sehingga tidak adanya gesekan terhadap kaum minoritas yang mudah dipicu oleh sentimen keagamaan. Harmon itu juga mampu dijaga oleh program-program yang tepat sasaran sehingga tidak adanya sentimen pilih kasih terhadap kaum minoritas maupun kaum mayoritas.

Tapanuli Utara menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam peta wilayah miskin. Namun semenjak Nikson Nababan menjabat menjadi Bupati, beliau dengan program-programnya mampu mengangkat wilayah ini bangkit dari keterpurukan. Program berupa pemberian bibit berkualitas setelah panen membuat petani merasa terbantu. Selain itu melalui program pemerataan pelayanan pendidikan bagi masyarakat secara luas tanpa terkecuali membuat Tapanuli Utara memiliki SDM yang berkualitas dan jelas itu menunjukkan sang Bupati menerapkan UUD 1945 dalam program kerjanya. Selain itu, program-program yang tepat sasaran itu mampu memangkas kesenjangan ekonomi secara masif dan itu membuat Keraton Surakarta memberikan penghargaan dalam bentuk pemberian gelar KRT.

Gelar KRT Sebagai Apresisasi Kinerja Nikson Nababan

Menjadikan Tapanuli Utara mandiri merupakan salah satu program Nikson Nababan yang membuat beliau di anugrahi gelar KRT oleh Keraton Surakarta. Sebagai seorang lulusan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat desa, membuat paham betul program apa saja yang efektif. Melalui program yang terdengar ambisius itu, nyatanya membuat Tapanuli Utara sekarang mampu menjadi daerah yang berkontribusi kepada pemerintahan pusat. Sadar pemuda atau pemudi menjadi ujung tombak masa depan sehingga dibentuknya program – program khusus untuk pemuda. Mulai dari program pemberian beasiswa, membuat event olahraga dan budaya untuk pembinaan generasi muda, juga memberikan peluang pemuda atau pemudi Tapanuli Utara untuk magang ke Jepang.

Salah satu tolak ukur kesejahteraan sebuah daerah adalah memiliki ekonomi yang sehat. Sadar betul akan hal itu, Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan mencanangkan program agar terciptanya ekonomi yang sehat. Menghidupkan lokasi wisata tersembunyi agar menjadi daerah wisata nyatanya adalah program yang efektif. Dibuktikan dengan munculnya lokasi wisata baru yang sebelumnya tidak terurus. Dengan sarana dan prasarana yang menunjang berupa jalan untuk memudahkan akses menuju lokasi, menjadi stimulus kesadaran masyarakat untuk merawat dan mengenalkan potensi wisata yang dimiliki, sehingga menjadikan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Tapanuli Utara.

Beberapa program dari Nikson Nababan selaku Bupati untuk membenahi kondisi masyarakat Tapanuli Utara sangatlah baik dan tepat. Apalagi ia juga merencanakan untuk memberikan insentif dan juga peningkatan SDM bagi para guru honorer yang ada. Dan karena program – program yang tepat sasaran serta efektif tersebut, membuat beliau di anugrahi gelar KRT oleh Keraton Surakarta. Beliau meraih gelar tersebut sebagai penghargaan atas usaha dan kerja kerasnya selama ini.

Tags: