Drs. Nikson Nababan Sambut Tokoh-tokoh Nasional di Tapanuli Utara

Dalam beberapa bulan terakhir ini, Bupati Tapanuli Utara (Taput), Drs. Nikson Nababan menjadi pusat perhatian media nasional dan media sosial (medsos). Pasalnya, baru-baru ini, selain ia menerima kunjungan Presiden RI Joko Widodo bersama Menkopolhukam RI (saat itu) Jenderal TNI (Purn.) Luhut Panjaitan, dalam seminggu ini pun sejumlah tokoh nasional mengunjungi daerahnya. Sebut saja Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya, anggota DPR-RI Effendi Simbolon (PDI Perjuangan), Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dan orang kedua di Indonesia, Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla.

Tokoh muda nasionalis yang termasuk dalam “21 Tokoh Kristiani 2014 Pilihan Majalah NARWASTU” ini, selain menyambut para tokoh nasional dan petinggi negeri itu dengan sematan ulos khas Batak, Nikson Nababan pun meminta perhatian Pemerintah Pusat dan anggota DPR-RI agar Tapanuli Utara, termasuk kawasan Danau Toba diperhatikan agar menjadi kawasan modern sebagai daerah tujuan wisata. Ketua DPC PDI Perjuangan Taput ini meminta para petinggi negeri itu agar memperhatikan lingkungan kawasan Danau Toba agar ditaburi ikan pora-pora, bukit-bukit kawasan Danau Toba agar ditanami ribuan pohon, serta agar kawasan Danau Toba dibangun serta dipoles sebagai salah satu kawasan wisata terbaik di Indonesia.

Nikson Nababan yang pernah menjadi Pemimpin Umum Tabloid Sumut News dan mantan Ketua Umum Pemuda Marga Nababan se-Jabodetabek, serta mantan Ketua DPD PNBK DKI Jakarta, saat mengundang Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi NARWASTU, Jonro I. Munthe, S.Sos untuk berkunjung di kediamannya di Tarutung, Taput, Sumut, pada akhir Juni 2016 lalu, ia menegaskan, “Saat Pak Jokowi berkunjung ke Sumatera Utara beberapa waktu lalu, saya memang meminta beliau agar memperhatikan pembangunan kawasan wisata di Danau Toba agar tidak kalah dari Bali. Saya juga meminta agar Bandara Silangit di kampung kami ini diperhatikan. Puji Tuhan, Pak Jokowi langsung memerintahkan menteri agar memperhatikannya.”

Nikson yang mantan Sekretaris DPD Taruna Merah Putih DKI Jakarta menambahkan, “Saya bilang ke Pak Jokowi, dulu saya ini Ketua Tim Sukses Bapak saat Pilpres 2014. Dan rakyat Tapanuli hampir 95 persen memilih Bapak, jadi tolong diperhatikan mereka Pak.” Saat ini Nikson tak pernah berhenti membangun kualitas SDM lewat sekolah-sekolah di Tapanuli Utara. Ia pun sering turun ke desa-desa yang masih terisolisir untuk membuka jalan agar warganya bisa terjangkau transportasi darat. Dan saat ada warganya yang mengalami musibah kebakaran rumah, ia sering turun memberi motivasi dan penghiburan serta memberi bantuan. Serta ia mengaktifkan kaum muda dan pelajar di daerahnya agar giat berolahraga, seperti sepak bola.

“Saya ingin membuat masyarakat Tapanuli Utara bangkit semangatnya dan bangga sebagai anak Taput, juga agar semakin berkualitas di bidang pendidikan, sejahtera di bidang ekonomi dan pertanian, serta daerah ini bisa disebut lagi kota penghasil kader-kader Batak terbaik di negeri ini. Tarutung pun kita terus upayakan agar menjadi ‘Kota Wisata Rohani’ yang nyaman dan warganya ramah serta punya nilai religius. Memang ini butuh proses untuk membangun. Termasuk kafe-kafe yang terbuka malam-malam, kita minta agar jangan sampai mengganggu citra Kota Tarutung sebagai Kota Wisata Rohani. Saya memohon dukungan doa dari banyak pihak, termasuk dari tokoh-tokoh NARWASTU agar saya didoakan terus dalam membangun Tapanuli Utara,” pungkas Nikson.

Nikson Nababan yang pernah menjabat sebagai Sekjen PIMSI (Persatuan Intelektual Muda Sumatera Utara Indonesia) menambahkan, saat ia pada akhir tahun 2014 diberitahu masuk dalam jajaran “Tokoh Kristiani Pilihan NARWASTU 2014”, ia mengaku, sangat terkejut. “Saat itu saya merenung, apa memang saya layak jadi tokoh Kristiani. Kalau tokoh pembangunan bolehlah. Kalau tokoh Kristiani, kan, itu bebannya berat. Namun saya menghargai upaya dari Pimpinan Majalah NARWASTU. Dan saya datang menerima penghargaan itu ke Jakarta. Dan saya yakin saya pun dipilih masuk Tokoh Kristiani Pilihan NARWASTU tidak terjadi kebetulan, pasti melalui proses penjaringan dan doa dari tokoh-tokoh. Saya bersyukur, dan saya anggap pemilihan jadi tokoh itu mukjizat Tuhan,” papar mantan Caleg DPRD DKI Jakarta yang menunggu kelahiran anak kembar dalam keluarganya selama 9 tahun dengan sang istri tercinta Satika Simamora itu.

Sebagai kepala daerah, kata Nikson saat menjamu tim NARWASTU makan malam pada akhir Juni 2016 lalu di rumah dinasnya, ia memang mengalami banyak tantangan dalam menjalankan tugas sebagai bupati. “Namun saya didukung tim dan didoakan banyak orang. Termasuk didoakan tokoh-tokoh NARWASTU. Dalam hidup ini saya sudah biasa menghadapi berbagai karakter atau sikap orang. Bagaimana menghadapi artis, preman, politisi, aktivis LSM, mahasiswa, pemimpin gereja, wartawan dan profesional, itu mesti kita belajar agar bisa menghadapi mereka dengan tepat dan bijaksana, sehingga mereka menjadi sahabat atau pendukung kita,” tukasnya bijaksana.

sumber : http:// www.beritanarwastu.com/berita-drs-nikson-nababan-sambut-tokohtokoh-nasional-di-tapanuli-utara–.html

Tags: